Pencemaran sungai merupakan masalah serius yang dapat memberikan dampak yang sangat besar bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dampak pencemaran sungai ini bisa dirasakan secara langsung maupun tidak langsung oleh banyak orang. Menurut Dr. Ir. Tjandra Setiadi, M.Sc., Ph.D., seorang pakar lingkungan hidup dari Institut Teknologi Bandung (ITB), “Pencemaran sungai dapat menyebabkan berbagai masalah, mulai dari kerusakan ekosistem sungai hingga gangguan kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar sungai tersebut.”
Salah satu dampak yang paling terasa dari pencemaran sungai adalah kerusakan ekosistem sungai itu sendiri. Sungai yang tercemar akan mengalami penurunan kualitas air, sehingga dapat menyebabkan kematian flora dan fauna di dalamnya. Menurut Badan Lingkungan Hidup (BLH), pencemaran sungai dapat disebabkan oleh limbah industri, domestik, pertanian, dan lain sebagainya. Limbah-limbah tersebut jika tidak dikelola dengan baik akan mencemari sungai dan merusak ekosistemnya.
Tak hanya merusak ekosistem sungai, pencemaran sungai juga berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar sungai tersebut. Air sungai yang tercemar dapat mengandung bakteri, virus, dan zat kimia berbahaya yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti diare, demam tifoid, hepatitis, dan lain sebagainya. Menurut data Kementerian Kesehatan, kasus penyakit akibat pencemaran sungai terus meningkat setiap tahunnya.
Dampak pencemaran sungai bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat memang sangat serius. Oleh karena itu, perlu adanya kerjasama antara pemerintah, industri, masyarakat, dan akademisi untuk mengatasi masalah ini. Dr. Ir. Tjandra Setiadi juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai. “Edukasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan harus terus ditingkatkan agar masalah pencemaran sungai ini bisa diminimalisir,” ujarnya.
Dengan upaya yang terpadu dan kesadaran yang tinggi dari semua pihak, diharapkan masalah pencemaran sungai bisa diatasi dan lingkungan serta kesehatan masyarakat dapat terjaga dengan baik. Seperti yang diungkapkan oleh Prof. Dr. Emil Salim, seorang tokoh lingkungan hidup Indonesia, “Kita tidak boleh lagi mengabaikan masalah lingkungan, termasuk pencemaran sungai. Kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan harus menjadi prioritas utama bagi semua pihak.”