Pencemaran danau di Indonesia merupakan masalah lingkungan yang serius dan telah menjadi perhatian banyak pihak. Penyebab dari pencemaran danau ini bisa bermacam-macam, mulai dari limbah industri, limbah pertanian, hingga limbah domestik yang dibuang secara sembarangan ke dalam danau.
Menurut Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin, seorang ahli lingkungan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), penyebab pencemaran danau di Indonesia sangat berkaitan dengan tingginya aktivitas manusia di sekitar danau. “Kita harus menyadari bahwa setiap limbah yang kita buang ke dalam danau akan berdampak pada ekosistem dan kesehatan manusia,” ujarnya.
Dampak dari pencemaran danau ini juga tidak bisa dianggap remeh. Air danau yang tercemar dapat mengakibatkan berkurangnya populasi ikan dan gangguan pada ekosistem perairan. Selain itu, air yang tercemar juga dapat berdampak buruk pada kesehatan manusia yang menggunakan air tersebut untuk keperluan sehari-hari.
Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sekitar 60% dari 226 danau di Indonesia mengalami pencemaran akibat aktivitas manusia. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya masalah pencemaran danau di Indonesia.
Untuk itu, perlu adanya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mengatasi masalah pencemaran danau ini. “Kita harus sadar akan pentingnya menjaga kelestarian danau sebagai sumber daya alam yang sangat berharga bagi kehidupan kita,” kata Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin.
Dengan kesadaran dan tindakan yang tepat, diharapkan masalah pencemaran danau di Indonesia dapat diminimalisir dan ekosistem perairan dapat tetap lestari untuk generasi mendatang. Semua pihak memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan danau agar tetap berfungsi sebagai sumber air bersih dan habitat bagi berbagai jenis makhluk hidup.